Social Icons

Pages

Sabtu, 23 Maret 2013

Bacalah

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْمِ اللهِ الَّرحْمَنِ الَّرحِيْمِ
إِقْرَأْ بِسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَ : العلق : ١
Artinya : Bacalah dengan (menyebut) nama tuhanmu yang menjadikan (QS:Al’alaq:1)
Ketika ALLAH SWT menurunkan wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, jibril berkata : “Iqro” (Bacalah). “Ma Aqro’” (tetapi apa yang harus aku baca?) tanya Nabi – Pertanyaanitu tidak di jawab, karena ALLAH SWT menghendaki beliau Nabi & seluruh ummatnya untuk membaca apa saja, selama bacaan tersebut merupakan konteks “bismi robbika” dalam arti bermanfaat bagi kemanusiaan.
            Perintah “membaca”  adalah lansung di turunkan oleh AlLAH SWT . membaca merupakan awal mulanya sebuah ilmu pengetahuan ,teknologi,seni,dan keberhasilan manusia.
            Wahai saudaraku, setiap  bacaan  yang kita baca dari kejadian,perbuatan,atau perkataan orang lain akan membekas pada diri kita, baik hal itu baik  ataupun  buruk,
            Akhir-akhir ini budaya  membaca  bacaan yang  baik sudah mulai luntur dari kehidupan negara kita ini,dari mulai anak-anak usia TK (taman kanak-kanak) sampai pada kakek-nenek usia TK (taman kawak-kawak) semua orang terpukau dengan denga kemajuan zaman, semua orang terlena dengan kemajuan tekhnologi yang orang lain ciptakan.
            Wahai saudaraku, orang-orang jepang sana, mereka bisa maju dalam kebudayaan dan takhnologinya, bukan karena IQ mereka sangat tinggi, tapi karena mereka selalu dan selalu membudayakan membaca  kalau anda lihat di jepang sana,anda jangan heran jika menyaksikan orang-oang di stasiun,kereta api, atau ditempat tempat umum lainnya sedang seriusmembaca buku yanga ada tangannya, itulah sebabnya mereka maju dalam kebudayaan dan tekhnologi.
             Maka sekarang giliran kita, mari kita bangun dari ketepurukan ini, kalu orang jepang bisa maju kebudayaan dan tekhnologinya dengan membaca, sedangkan kita sebagai orang indonesia dan khususnya bagi saudaraku seiman, mari kita membaca minimal kita membudayakan membaca
 al-qur’an ,sebagai kitab pedoman dan pegangan kita, memang betul yang namanya  bacaan ,kan tidak Cuma alqr’an, tapi sebagai seorang mukmin, kita kan wajib beriman pada hal yang ghaib, iman akan adanya surga dan neraka, iman akan adanya adzab kubur,dll.
            Nah, dengan kita memperbayak membaca al-qur’an, insyaallah hal itu akan menjadi bekal kita kelak di kehidupan yang akan datang, untuk penyeimbang antara kehidupan dunia ini dan akhirat kelak maka, mari kita juga membaca akan ilmu ilmu keduniwian selagi masih dalam konteks “bismi robbika”.
             Dengan ini, masihkah kita akan tenggelam kedalam sinetron2,film2,dll yang walaupu itu adalah bacaan juga tapi alangkah lebih baiknya , jika kita mengplikasikan bacaan kita kedalam hal-hal yang lebih bernilai tambah.
            Dalam hal ini, saya akan berbagi sebuah al-qu’an digital demi kesuksesan kita dalam membaca baik kesuksesan yang akan kita raih selagi hidup di dunia ini atau pun setelah kita wafat kelak.
            Silahkan download di sini
Cukup sekian
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Jumat, 15 Maret 2013

Ingat ALLAH



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
حمدا وشكرا لله صلاة وسلامالرسولله وعلى اله وصحبه ومن واله أمّابعد: قال الله تعالى في كتابه الكريم:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الَّذِيْنَ أَمَنُواوَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِاللهِ ط أَلاَ بِذِكْرِاللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ.
Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat allah, ingatlah,, hanya dengan mengingat allah lah hati menjadi tenteram.(Qs:Ar ra’d:28)
Hai saudara-saudara semua,,,,!!!
Gimana kabar kalian...? semoga baik-baik saja dan selalu dalam lindungan allah swt amin amin amin ya robbal ‘alamin....
Maaf  ya dua hari kemarin saya gak posting, maklum pengacara....!!! (Pengangguran Banyak Acara) He.... He.... He....!!!
                Oke tanpa banyak cing cong, mari kita kasih makan jiwa kita dengan bersama sama membaca dan memahami ayat alqur’an,
 ia donk...!! masa perut kita, kita kasih makan terus, tapi jiwa kita gak di kasih makan, kan  kasian.....!!!
He... He.... He....
                Banyak diantara kita yang bertanya-tanya tentang ketenangan jiwa ini,bahkan banyak diantara kita yang salah persepsi yang mengira bahwa dengan bergelimangan harta akan membuat jiwa menjadi tenang/tenteram lalu,apakah dengan itu semua ketenangan jiwa bisa diraih,,,?
Oh,,, ternyata tidak ya....!!!
                Dari ayat di atas kita di ingatkan oleh allah swt, bahwa ketenangan jiwa kita hanya bisa kita raih dengan banyak-banyak dzikir(ingat) kepadaNYA,bukan dengan pangkat,harta,ataupun kedudukan yang kita miliki.
                So’ mari kita perbanyak dzikir kepada allah agar allah menganugrahkan kepada kita ketenangan jiwa kepada kita tapi, ada satu hal yang perlu kita ingat, sangat banyak orang yang merasa bahwa dirinya telah berdzikir, akan tetapi tiada membekas asma sekali di dalam jiwanya, jiwanya masih selalu gelisah,jiwanya masih saja kering,jiwanya masih saja terombang ambing. Mengapa....???
                Karena ia tidak sadar/belum sadar dengan apa yang di maksud dengan dzikir.
Saudaraku...! dzikir adalah “ingat” di mana kita di tuntut untuk mengingat allah dengan akal kita,dengan hati kita,dengan seluruh anggota tubuh kita,bahkan dengan seluruh cipta rasa kita.
                Alkisah, ada seorang kiyai bernama Ahmad, beliau memiliki peliharaan seekor burung Beo yang sangat beliau sayangi dan oleh kiyai ahmad kandang beo itu beliau letakkan di dekat kamar kholwat beliau.
Sehingga saking seringnya beo itu mendengar dzikir yang di lantunkan oleh kiyai Ahmad membuat burung beo itu pun senantiasa melantunkan dzikir yang sering di lantunkan oleh kiyai Ahmad Yakni : LA ILAAHA ILLALLAH.
                Setiap saat burung beo itu selalu berdzikir berdzikir dan berdzikir sehingga membuat kiyai ahmad semakin menyayanginya,
Pada suatu ketika, sang kiyai kedatangan tamu, pada saat tamu ini sowan ia menjadi tertarik ketika  mendengarkan betapa lincahnya burung beo melantunkan dzikir,sehingga ia memberanikan diri untuk membelinya dari sang kiyai, kemudian dia menawar burung beo tersebut dengan harga 10 juta, akan tetapi sang kiyai menlolaknya dengan alasan bahwa beliau sangat menyayangi si beo, dan akhirnya si tamu pun pulang dengan tangan hampa.
                Dua hari kemudian  datang lagi seorang tamu dan tamu itu pun merasa sangat tertarikdengan beo sang kiya, sehingga ia pun memberanikan diri menawar dengan harga 100 juta, akan tetapi sang kiyai denga halus menjawab bahwa bekiau sangat menyayangi si beo dan tidak akan menjualnya, dan si tamu itu pun pulang dengan tangan hampa.
                Sehari kemudian datang lagi seorang tamu yang lansung menawar si beo kepada sang kiyai dengan harga 1 M dan sang kiyai lagi-lagi menolak untuk menjual si beo tersebuta dengan harga berapapun, lalu si tamu itu pun pulang dengan tangan hampa.
                Tiga hari kemudian nasib malang menimpa si beo, ia mati di terkam oleh seekor kucing, ketika hal ini di ketahui oleh Kiyai Ahmad beliau sangat syok, sehingga selama berhari hari beliau mengurung diri di dalam kamar kholwat beliau makan tidak minum pun tidak, sehingga membuat orang-orang di sekeliling beliau merasa prihatin.
Dan membuat ibu nyai memakasan diri menghadap kepada kiyai untuk bertanya kapada beliau mengapa sampai begitunya sang kiyai dalam menghadapi kematian si beo, kemudian ibu nyai pun bertanya: kiyai, mengap sih sampean, hanya oleh kematian seekor burung saja sampai-sampai membuat sampeyan mengurung diri begini rupa...??
Apakah sampeyan menyesal karena dengan kematian si beo lalu sampeyan tidak bisa memiliki unag 1 M...???
                Menghadapi pertanyaan istrinya ini sang kiyai menggelengkan kepalanya kemudian beliau pun berkata :”istriku, aku beriam di kamarku ini sekali kali buakan karena itu semua.
                Lalu karena apa...??? ibu nyai menimpali.
Q berdiam diri dan bersedih karena, betapa si beo selama hidupnya hampir  seluruhnya ia gunakan untuk melantunkan kalimat
“LA ILAAHA ILLALLAH” tetapi mengapa ketika ajalnya tiba,ketika ia di terkam oleh si kucing ia sama sekali tak mengucapakan kalimat “ LA ILAAHA ILLALLAH” melainkan yang ia ucapkan adalah : “kieeek-kieeeek-kieeeeek”
Sedangkan sekarang sangat banyak manusia yang berdzikirnya sama dengan dzikirnya si beo yakni mulutnya berdzikir tapi hatinya tidak. Mulutnya berdzikir tapi rasanya tidak. Mulutnya berdzikir tapi jiwanya melanglang buana, lalu alangkah akan banyaknya manusia yang mati sama dengan matinya si beo yaitu tidak bisa mengucapkan “LA ILAAHA ILLALLAH” karena ketidak khusyu’an mereka ketika berdzikir, itulah istriku yang aku fikirkan sekarang ini. Ucap sang kiyai.
                Wahai saudara saudara dari cerita itu,akankah kita masih akan berdzikir dengan dzikir seperti dzikirnya si beo atau bahkan sama sekali kita enggan untuk memikirkan masalah dzikir ini dalm kehidupan kita...?
                Mari kita maju selangakah demi selangkah, setapak demi setapak menuju ketentraman jiwa ini, agar kehidupan kita selalu dalam limpahan kenikmatan dan kebahagiaan amin ya robbal’alamin...
Hai semua....!!!
                Masih serius mbaca, apa udah pada tidur nich....???
He... He....He.....
                 Cukup sigini dulu ea untuk kajian kita kali ini, semoga allah selalu melimpahkan anugrah dan hidayaNYA kepada kita sehingga kita senantiasa bisa melangkah,melangkah,dan melangkah untuk kita menuju jiwa yang tenteram....!
Amiiiiiiiiiiiiiiiin......................
Dan akhirnya
                Kalau ada sungai di ladang
                Bolehlah kita menumpang memancing lagi
                Kalau ada umur yang panjang
                Bolehlah saya nulis posting lagi....
HE.......................HE.....................HE...................

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Senin, 11 Maret 2013

I LOVE ISLAM: "ANGGUKAN FITRAH"

I LOVE ISLAM: "ANGGUKAN FITRAH": السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Hai semua,Apa kabar,??? Setelah seharian kita terfokus dengan kesibukan aktif...

"ANGGUKAN FITRAH"





السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hai semua,Apa kabar,???
Setelah seharian kita terfokus dengan kesibukan aktifitas kita,saya akan mengajak anda sekalian untuk sejenak mencerahkan fikiran kita, dengan mempelajari inti sari dari kitab kesayangan kita yakni al-qur’an.
Tanpa banyak cas cis cus.....!!!
Yuk kita lansung ke TKP...... J

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِيْ أَدَمَ مِنْ ظُهُوْرِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ صلى  قَالُوْا بَلَى ( الاعراف : ١٧٢ )

Dan ( ingatlah ) ketika tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak adam dari sulbi mereka dan allah mengambil kesaksian dari jiwa mereka (seraya berfirman) “bukankah aku ini tuhanmu..?”   Mereka menjawab : “Betul (Engkau tuhan kami)”. Al-qur’an surat al A’raaf ayat 172.

Sungguh dalam hati setiap manusia ada suara hati yang sama, yang di sebut “God-Spot Ataupun  Fitrah” yang suara hati itu senantiasa mengajak ke dalam hal-hal lurus dan positif  baik itu dalam pekerjaan dunia ataupun akhirat.
Coba anda lihat  di sekeliling anda, apakah kejahatan atau keburukan lebih dominan..? tentu saja tidak.
Mengapa..? karena dalam hati setiap manusia ada “God-Spot”  yang selalu mengajak kepada sesuatu yang positif, terlepas dari adanya kejahatan ataupun keburukan, hal itu terjadi karena anda bebas menentukan “prinsip” anda, di sinilah letak perjuangan kita, dimana kita di tuntut untuk memilih di antara bisikan hati  dan bisikan setan.
Mari, saya ajak anda meluangkan waktu sejenak  untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan hati kita.
1.         Suatu ketika anda sedang makan di pinggir jalan, tiba-tiba ada seorang anak perempuan kecil berusia kira-kira 5 tahun berdiri tepat di depan anda dan menatap makanan yang sedang anda makan dengan penuh harap,suara hati apa yang muncul pada saat itu...???
2.         Suatu ketika anda sedang berada di stasiun, kemudian ada seorang pemuda bertopeng berusaha menjambret tas seorang wanita tua. Perasaan apa yang anda rasakan saat itu...???
3.         Pada suatu saat, ketika anda sedang berada di pinggir jalan, tiba-tiba ada seorang pengendara motor  menabrak sebuah mobil, suara hati apa yang timbul di hati anda...???
Jawaban – jawaban yang anda rasakan itu sama dengan apa yang saya rasakan dan juga sama jawaban semua manusia di muka bumi ini, tidak perduli apakah ia seorang kaya,miskin,ras apa saja,agama apa saja akan merasakan suara hati yang sama apabila dalam kondisi fitrah.
Berikut ini saya kemukakan jawaban –jawaban suara hati itu:
1.      Adalah suara hati kita yang mendorong kita “ingin memberikan” makanan yang sedang kita makan.
2.      Adalah suara hati ingin “menolong”  wanita tersebut.
3.      Adalah suara hati yang ngeri dan “pingin segera menolongnya” bahkan tanpa dapat di tahan kita akan segera berlari menolonganya.
Itu semua  itu terjadi begitu saja pada hati kita tanpa kita sadari bahkan tanpa kita sadari pula kepala kita mengangguk setuju dengan jawaban ini, karena apa...???
            Itulah bukti bahwa didalam diri kita tersimpan “God-Spot”  .  dan  “God-Spot”   di dapat pada saat sebelum manusia terlahir ke muka bumi ini.
            Menurut kitab al-qur’an,sebelum manusia di ciptakan (terlahir) ke muka bumi ini, ruh manusia telah mengadakan perjanjian dengan Allah Swt, Allah bertanya kepada ruh manusia :”Bukankah aku ini tuhanmu..?” lalu ruh manusia menjawab : “Betul (Engkau tuhan kami)”..
            Bukti adanya perjanjian ini menurut Prof.Dr.N.Dryarkara, S.J.  ialah adanya suara hati  manusia, suara hati itu adalah suara tuhan yang terekam didalam jiwa manusia.
            Karena itu jika manusia hendak berbuat tidak baik, pasti hati nuraninya akan melarangnya, sebab tuhan tidak suka  kalau manusia berbuat tidak baik, kalau manusia tetap mengerjakan perbuatan yang tidak baik itu maka suara hatinya akan bernasihat. Dan kalau sudah selesai pasti akan menyesal. Mac Scheler  mengatakan : “penyesalan adalah ‘tanda kembali’ kepada tuhan.”
            Akan tetapi ada kalanya suara hati itu tertutup, manusia sering mengabaikan pengakuan ini, yang justru mengakibatkan dirinya terjerumus kedalam kejahatan ,kerusakan,kekerasan,kehancuran,dan lain-lain yang pada akhirnya mengakibat kegagalan, bahkan bukan hanya kegagalan dunia saja, akhirat pun ikut menjadi gagal total.
            So, akankah kita tinggalkan fitrah kita sebagai raja yang membawa kesejahteraan di muka bumi ini....???

            He.... He.... He.....
Jangan terlalu serius gitu donk, ini kan selingan....!!!!
Eh ,,,, udah dulu ya....!!!
            Dah malam nich.....!!!!
                        Akhir kata :” good night all”
Bye.....
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته